Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

RIP, Keluarga Manurung Berduka, 3 Orang Tewas Terjebak Api saat Kebakaran Bengkel Motor di Tuntungan

RG
27 Nov 2022, 13:26 WIB Last Updated 2022-11-27T06:26:34Z


KORAN TALK - Satu rumah toko (ruko) milik keluarga Manurung, yang selama ini dijadikan bengkel motor di Jalan Jamin Ginting, Lingkungan I, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan mengalami musibah kebakaran.


Dalam insiden kebakaran ini, ada tiga orang tewas terjebak kepungan api.


Ketiga korban adalah Estrada Manurung (23), Marintan Manurung (7) dan Damian Klemen Manurung, 1,2 tahun.


Satu orang lainnya bernama Grivin Manurung (5) selamat dalam kondisi kritis.


Kronologis kebakaran

Menurut Kepala Lingkungan I, Kelurahan Sidomulyo, Ridwan, ruko yang mengalami musibah kebakaran ini adalah milik Darwin Manurung.


Sebelum kebakaran, Darwin Manurung tengah tidak berada di rumah.


Yang ada di rumah saat itu adalah keempat korban.


"Pemilik ruko lagi menjemput istrinya yang bekerja," kata Ridwan, Sabtu (26/11/2022).



Baca Juga : Mahasiswa Tewas Ditabrak Purnawirawan Polisi, UI Minta Diusut Transparan



Ridwan mengatakan, istri Darwin Manurung bekerja sebagai perawat di satu rumah sakit yang ada di Kota Medan.


Saat kondisi rumah tengah ditinggal pemiliknya, api tiba-tiba saja muncul sekira pukul 14.00 WIB.


Para korban yang berada di dalam rumah sempat berusaha menyelamatkan diri.


Mereka berusaha lari ke arah depan rumah, tapi api sudah berkobar.


Karena pagar depan dalam keadaan terkunci, para korban kemudian berlari ke belakang rumah.


Di sana, mereka berusaha menyelamatkan diri di kamar mandi.


"Kebetulan rumah itu tidak ada pintu belakangnya. Jadi mereka sembunyi di kamar mandi," kata Ridwan.


Senada disampaikan Kepala Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan, Albon Sidauruk.


Katanya, para korban ditemukan dalam kamar mandi.


"Mereka meninggal dunia bukan karena terbakar, tapi diduga menghirup asap," kata Albon.


Saat ditemukan, tiga orang berada di dalam kamar mandi.


Satu korban lainnya bernama Grivin Manurung kritis saat ditemukan di dalam ember berisi air.


Korban dibawa ke RS Bhayangkara

Camat Medan Tuntungan, Harry Indrawan Tarigan mengatakan, ia belum bisa memastikan dari mana sumber api berasal.


Saat kejadian, dirinya baru mendapat laporan awal saja, bahwa ada tiga orang meninggal dunia.


Menurut Harry, ketiga korban ini adalah anak dan saudara pemilik rumah.


"Para korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut. Tadi sudah dievakuasi oleh pihak BPBD Kota Medan," katanya.


Harry pun mengucapkan duka cita atas peristiwa ini.


Sebab, para korbannya ada yang masih anak-anak dan balita.



Sudah lima hari tidak buka

Kepala Lingkungan I, Kelurahan Sidomulyo, Ridwan mengatakan, bahwa ruko yang dijadikan bengkel motor ini sebenarnya sudah lima hari tidak buka.


Kebetulan, para pekerja sudah berhenti semua.


Ia tidak tahu kenapa para pekerja bengkel bisa berhenti semua.


Yang dia tahu, bengkel sudah tidak beroperasi selama lima hari.


"Iya, karyawannya berhenti semua," kata Harry.


Pascakejadian, korban selamat dibawa ke RSUP Adam Malik Medan untuk mendapat pertolongan dan perawatan.


Dapatkan update berita setiap hari dari korantalk.news , Mari bergabung di Grup Telegram caranya klik Link Ini ╰┈➤ ( https://t.me/korantalk_news ) kemudian join °༄°

                                                      (¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯)

                        Dapatkan Informasi Terupdate Pertandingan Bola Setiap Hari Hanya DI Sini

                                        Klik Link Ini ╰┈➤ ( http://www.scorebola.xyz/  ) 

                                                      ¯´•._.•TERIMAKASIH•._.•´¯


iklan