Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Tentang AKBP Arif, Tersangka Kasus Sambo yang Sedang Sakit Parah

Medan Bersuara
21 Sep 2022, 13:03 WIB Last Updated 2022-09-21T06:03:25Z

 

    Gedung Mabes Polri (Foto: Korantalk)

korantalk.net,Jakarta- Tersangka permasalahan obstruction of justice, AKBP Arif Rahman Arifin( AR), diucap lagi sakit parah. Ketidakhadiran AKBP Arif Rahman yang pula selaku saksi kunci membuat persidangan etik mantan Karo Paminal Divisi Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan ditunda.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo berkata persidangan etik Brigjen Hendra bakal dilanjutkan pada minggu depan. Brigjen Hendra dikenal ialah salah satu terdakwa obstruction of justice di permasalahan pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat( Brigadir J).

" Jadi data yang aku bisa dari Biro Wabrof buat Brigjen HK itu nanti hendak dilaksanakan pekan depan, sebab saksi kuncinya memanglah dalam keadaan sakit," kata Dedi di Mabes Polri, Rabu( 21/ 9/ 2022).

Dedi berkata grupnya mesti menunggu AKBP Arif Rahman tersebut kembali sehat. Dengan itu, persidangan kode etik Brigjen Hendra dapat diselenggarakan.

BACA JUGA: VIRAL 4 ABG Pemerkosa Gadis Remaja di Jakut Dibina di Panti Rehab Cipayung

" Pastinya kita wajib menunggu dahulu hingga dengan keadaan yang bersangkutan sehat. Sebab salah satu persyaratan buat dapat didatangkan dalam persidangan kode etik saksi wajib dalam keadaan sehat," ucapnya.

Tidak hanya jadi saksi kunci buat persidangan etik Brigjen Hendra, AKBP Arif Rahman pula ialah terdakwa obstruction of justice. Dedi berkata proses pengobatannya memerlukan waktu yang lumayan panjang.

" AKBP AR. AKBP AR sakit lah, proses pengobatannya lumayan panjang ya, sebab sakitnya agak parah," ucapnya.


Tentang AKBP Arif Rahman

Dikumpulkan detikcom, AKBP Arif Rahman ialah mantan Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri. Paling tidak terdapat 3 kedudukan yang diprediksi terpaut AKBP Arif Rahman di permasalahan Yosua.

AKBP Arif Rahman diucap ialah perwira polisi yang menjajaki autopsi Yosua. Ia bersama Kombes Susanto secara bergantian merambah kamar autopsi.

BACA JUGA: Dijual Rp 17 Jutaan, Motor Listrik Honda U- GO Ingin Masuk Indonesia?

Tidak hanya itu, AKBP Arif Rahman memerintahkan penyidik Polres Jaksel buat membuat kabar kegiatan pengecekan( BAP) dengan cuma mengubah kabar kegiatan interogasi( BAI) Biro Paminal Propam Polri. Terakhir, AKBP Arif Rahman pula diprediksi berfungsi aktif menjajaki prarekonstruksi yang cuma didasari BAI Biro Paminal.


5 Polisi Dipecat Terpaut Permasalahan Sambo

Lebih dahulu, Polri sudah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat( PTDH) kepada 5 anggotanya. Mereka diberi sanksi sebab terpaut permasalahan pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat( Josua).

Buat dikenal, permasalahan ini didalangi eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Sambo diprediksi menyusun pembunuhan berencana terhadap Brigadir J sampai merekayasa permasalahan tersebut sampai mengaitkan oknum- oknum polisi.

Ferdy Sambo diresmikan selaku terdakwa permasalahan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Tidak hanya Ferdy Sambo, 4 orang yang lain diresmikan selaku terdakwa, ialah Bharada Richard Eliezer ataupun Bharada E, Bripka Ricky, Gadis Candrawathi, serta Kokoh Maruf.

BACA JUGA: Markas Bos Judi Online 200 Meter dari Mabes Polri, Mafia Sediakan Jet Pribadi Bagi Jenderal Ini

Kelima terdakwa dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 KUHlP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 juncto 56 KUHP. Mereka terancam hukuman mati.

Tidak hanya itu, permasalahan ini tidak cuma terpaku pada permasalahan pembunuhan berencana, terdapat pula permasalahan obstruction of justice ataupun upaya menghalang- halangi proses hukum. Di permasalahan ini, Sambo juga sudah diresmikan selaku terdakwa.

Ferdy Sambo sudah menempuh persidangan etik serta dijatuhi sanksi etik dengan diberhentikan secara tidak hormat. Bandingnya juga sudah ditolak.

Tidak hanya Sambo, terdapat 4 polisi lain yang dijatuhi sanksi PDTH, ialah:

1. Kompol Chuck Putranto,

2. Kompol Baiquni Wibowo,

3. Kombes Agus Nurpatria, dan

4. AKBP Jerry Raymond Siagian.


Dapatkan update berita pilihan dan making it known setiap hari dari korantalk.news Mari bergabung di Grup Telegram "korantalk.news Update", caranya klik connect https://t.me/korantalk , kemudian join. Anda harus download aplikasi Telegram terlebih dulu di Smartphone.


BERITA BERITA LAINNYA DAPAT DITEMUKAN JUGA DI :

TIKTOK

TELEGRAM

INSTAGRAM

TWITTER

FACEBOOK

iklan