Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Niat Ingin Mengambi Motornya Yang Hilang, Malah Dituduh Mencuri dan Diamuk Massa Warga

Zelda
9 Mei 2022, 15:23 WIB Last Updated 2022-05-09T08:23:36Z


Korantalk - Bernait mencari sepeda motornya yang hilang, SA (42), datang ke paranormal. Setelah itu ia diberitahu motornya terdapat di perkebunan Kampung Bengkok, Desa Sukanagara, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten.

Dituduh Mencuri Hewan Ternak

Ia setelah itu mengajak 6 orang temannya mencari sepeda motornya. Diperjalanan, SA serta sahabatnya berjumpa dengan warga setempat. Nahas mereka dituduh berniat mencuri hewan ternak setelah itu di amuk massa.

"Korban tiba di Kampung Babakan, mereka diberhentikan oleh beberapa warga secara paksa serta dicurigai sudah melakukan pencurian hewan (kerbau) sebab di daerah tersebut kerap terjadi pencurian ternak. Akhirnya korban dikeroyok oleh 13 tersangka, yang menyebabkan ketujuh korban hadapi cedera di bagian kepala serta satu orang masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Muncang," kata Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan, melalui rilis luncurkan resminya, Senin, 9 Mei 2022.

Lapor Polisi

Peristiwa itu terjalin hari Jumat, 6 Mei 2022, ataupun 4 hari sehabis Idul Fitri 1443 H. Para korban, tercantum SA (43), setelah itu melapor ke polisi. 

Sat Reskrim Polres Lebak setelah itu menyelidiki pengeroyokan itu. Sampai hari Minggu, 8 Mei 2022, polisi menetapkan 13 pelaku pengeroyokan terhadap SA serta 6 temannya. Para pelaku berinisial AT (23), AA (30), DI (29), AN (28), DH (24), DI (32), FS (35), SM (21), SR (23), IM (20), TB (21), SF (18) serta AL (18).

"Dari hasil gelar masalah, penyidik sudah sudah menetapkan 13 orang tersangka yang telah berhasil diamankan," katanya.

Jangan Main Hakim Sendiri

Polisi berharap tidak terdapat warga yang main hakim sendiri, sebab dapat merugikan diri sendiri. Bila menemukan tindak kriminal, diharap lekas melapor ke kepolisian terdekat. 

Setelah itu untuk 13 orang terdakwa, polisi mengecam dengan hukuman penjara 5 tahun 6 bulan.

"Akibat perbuatannya, 13 tersangka dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman optimal 5 tahun penjara serta Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara," kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Indik Rusmono.

Dapatkan update berita dan breaking news setiap hari dari Korantalk.news Mari bergabung di Grup Telegram, caranya klik link https://t.me/korantalk_news , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

iklan